MASYARAKAT RT 14 JUGA KEBERATAN DENGAN DI JATUHKAN SANKSI ADAT 

JAMBITERKINI / fakta untuk perubahan

Warga rt 14

Sarolangun-JT. Masyarakat RT 14 Kelurahan Sarolangun Kembang, Kecamatan Sarolangun, juga merasa keberatan dengan di jatuhkannya sanksi adat berupa selemak semanis, dan juga satu ekor kambing, kepada panitia penyelenggara (IO) konser kotak, karena sanksi yang di berikan dinilai tidak ada kaitannya dengan pelanggaran adat yang di lakukan oleh panitia penyelenggara, terkecuali kalau memang panitia tidak mendapat izin sama sekali dari pihak yang berwewenang, seperti bupati, Polres, camat, dan juga lurah, baru sanksi tersebut berkemungkinan bisa di jatuhkan.

Menurut Penyampaian Tokoh Pemuda RT 14 kelurahan sarolangun kembang, Doni Eka Putra,”Menuturkan Bahwa,”saya Pribadi dan Juga masyarakat Rt 14 juga merasa keberatan dengan adanya sanksi adat ini, karena sebelumnya persoalan ini sudah pernah di dudukan bersama, dan pada saat itu, tidak pernah di bahas terkait pelanggaran adat yang langgar oleh pihak penyelenggara, memang kita pada awalnya juga keberatan dengan pelaksanaan konser yang bertepatan dengan malam jum’at, yang mana kita tahu pada malam tersebut, banyak sekali kegiatan-kegiatan agama yang lakukan masyarakat setempat seperti yasinan, namun kita juga tahu jadwal konser ini tidak mungkin lagi di undur atau pun di batalkan, dan akhirnya di saat pertemuan yang di gelar dirumah ketua RT 14 kelurahan Sarkam pada rabu malam atau malam kamis, kami selaku pemuda meminta kepada panitia penyelenggara agar memang benar-benar menjaga keamanan dan ketertiban sehingga tidak mengganggu ketentraman masyarakat, selain itu kami juga meminta kepada panitia penyelenggara, agar tidak membunyikan alat musik sejenis apa pun, sebelum kegiatan agama yang di lakukan masyarakat setempat memang benar-benar selesai,”Ujar Doni yang sering di Sapa Bang Don ini”.

Doni juga menambahkan bahwa,”kalau boleh kami selaku Pemuda memberi saran, Jangan lah terlalu cepat menjatuhkan sanksi adat, harus di kaji terlebih dahulu, dampak dari sanksi adat yang di jatuhkan ini, akhirnya semua masyarakat RT 14 kelurahan Sarkam, dan juga masyarakat kabupaten sarolangun terkena imbasnya, pada hal menurut kami tidak ada kaitannya pelanggaran adat yang di langgar oleh panitia tersebut, dan kedepannya kami berharap hal ini tidak terjadi lagi, dan kami juga meminta hal ini secepatnya di klarifikasikan, agar kami selaku masyarakat RT 14 Ini tidak menjadi imbas dari persoalan ini,”Harap Bang Don”.
Reporter   : Egoni Sahilin
Redaksi    : Asbudi