Mengenai pasar malam di samping mesjid As-sulthon ini kata bupati

JAMBITERKINI / fakta untuk perubahanSAROLANGUN.JT– Keberadaan wahana permainan pasar malam di  kampung ramadhan tepatnya di samping masjid As- Shulton atau yang dikenal dengan masjid kubah mas, di kelurahan Aurgading Kecamatan Sarolangun kabupaten Sarolangun, dinilai keberadaannya akan mengganggu kenyamanan aktivitas kegiatan peribadatan di masjid.

“Berdirinya sudah hampir seminggu, warga merasa heran, kok ada pasar malam pak imam di samping masjid. Kami selaku pengurus masjid merasa terganggu,”kata Ustadz Alamsyah selaku imam masjid As- Shulton Kamis malam (09/05) yang lalu

Sementara itu, Zulhitmi selaku panitia mengatakan”kampung ramadhan ini bukan hanya sebatas kuliner, kampung ramadhan ini mempunyai sembilan kegiatan salah satunya kuliner dan ada juga perlombaan yang bersifat islami, disisi lain dihadirkan bazar yang terkait kontek pasar malam”Ungkapnya”

“Dalam hal ini pasar malam, sebelum mereka masuk sudah kami idintifikasi semua jenis permainnan, ada enam jenis permainan itu setendar untuk anak-anak,”Katanya Jum’at.(10/05/) yang lalu.

“Jadwal operasinya pasar malam ini, siang menjelang buka dan setelah sholat tarawih. Harapan kami pada pihak pasar malam untuk betul-betul sesuai komitmen menjaga kesucian lokasi masjid dan menjaga marwah kampung ramadhan,”harapnya”

Di sisi lain tanggapan bupati Sarolangun Drs.H.Cek Endra mengatakan persoalan Pasar malam di samping Mesjid As-Sulthon.

“Terkait pasar malam sudah kita evaluasi memang kurang pas, tarok di mesjid sedangkan malam kita mau tarawih dan tadarus sementara orang di luar untuk belanja dan dagang jadi tidak pas”ungkap bupati”

“Saya sudah minta di koreksi dan di evaluasi agar pasar malam tidak lokasinya di dalam kawasan mesjid”jelasnya”(Gun)