Terkait Ketimpangan Pembangunan Di Kab. Tebo, Sofyan Ali Angkat Bicara.

Jambi Terkini | Fakta Untuk Perubahan

Minggu, 28 Oktober 2018

Foto Ketua DPW PKB Provinsi Jambi H. Sofyan Ali, S.H.

JAMBI TERKINI. TEBO– Ketimpangan pembangunan di Kabupaten Tebo informasinya sudah lama terjadi, terlebih-lebih beberapa tahun terakhir. Jika ketimpangan pembangunan ini terus terjadi tentunya akan menjadi bom waktu. Hal ini bisa menjadi potensi bahaya, dikatakan Ketua DPW PKB Provinsi Jambi, H Sofyan Ali. (27/10).

Anggota DPRD Provinsi Jambi ini merespons positif apa yang dilakukan enam fraksi DPRD Tebo yang menolak untuk membahas Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019. Terlebih setelah anggota DPRD Provinsi Jambi tersebut mendengar kabar bahwa alasan penolakan mereka dikarenakan adanya ketimpangan pembangunan di Kabupaten Tebo. Antara daerah aliran Sungai Batanghari dengan yang bukan daerah aliran sungai.

“Kalau ketimpangan ini terus terjadi tentu berpotensi memicu terjadi konflik sosial. Ini harus dicari solusi, kalau tidak potensi bahaya sangat besar,” ujar Sofyan Ali, calon anggota legislatif (caleg) DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Jambi ini.

Ia (red;sofyan ali) memberikan apresiasi kepada anggota DPRD Tebo menolak membahas RAPBD Tebo tahun 2019.

“Kita apresiasi kawan-kawan anggota dewan Tebo karena sudah berani menyuarakan suara dan tuntutan rakyat,” ujarnya.

Menurut bg fyan (sapaan akrabnya), masyarakat Kabupaten Tebo bukan hanya Rimbo Bujang saja, tetapi masih ada masyarakat yang dikenal dengan kawasan aliran Sungai Batanghari.

“Bukan hanya Rimbo Bujang yang butuh pembangunan, masyarakat Aliran Batanghari juga butuh pembangunan. Pemerataan itu penting, sehingga masyarakat bisa menikmatinya,” terang sofyan.