Ultimate magazine theme for WordPress.

Polres Sarolangun, berhasil ungkap kasus korupsi pekerjaan PLTMH batang asai Pekerjaan rugikan negara sebesar 2,6 milyar

0 4

JAMBITERKINI / fakta untuk perubahanSarolangun.Jt-Jum’at pagi Polres Sarolangun melakukan press rilies penangkapan dugaan pelaku korupsi Proyek Pembangkit Listrik Migro Hidro (PLMTH) di Desa Batin Pengambang, Kecamatan Batang Asai Kabupaten Sarolangun tahun 2016 lalu.

Dalam rilisnya kapolres Sarolangun Akbp Deny haryanto mengatakan” Pelaku dugaan korupsi proyek ESDM Provinsi Jambi dengan nilai 3,3 milyar yang telah merugikan negara sebesar 2,6 milyar, Dalam kasus ini penyidik telah menetapkan para tersangka sebanyak tiga orang, dari tiga tersangka dua telah di tahan di Mapolres Sarolangun, antara lain kuasa pengguna anggaran atas nama Masril dan direktur PT ALEDINO CAHAYA SYAFIRA Syafri Kamal, sedangkan yang satu masih dalam penyidikan.”ungkap Kapolres”

“Modus yang di lakukan para tersangka KPA yang menawarkan kepada Rafiq paket pekerjaan pembangunan PLTMH di Desa Batin Pengambang Kecamatan Batang Asai Kabupaten Sarolangun, Selaku KPA membantu Rafiq mendapatkan paket lelang pekerjaan PLTMH dengan cara tersangka menyerahkan dokumen EE(Engine Estimit) paket PLTMH kepada Rafiq pada tanggal 28 Juli 2016.

Tersangka Masril selaku KPA mengetahui Syafri Kamal selaku penyedia jasa menandatangani kontrak proyek PLMTH, Akan tetapi faktanya pekerjaan tersebut di laksanakan Rafiq tanpa ada surat kuasa Direktur secara resmi yang di akta notariskan.”jelas kapolres”

Pasal yang menyangkut tersangka pasal 2 atau 3 UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dan UU RI nomor 20 di tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak Pedana korupsi Jo pasal 55 ayat 1 ke 1KUHP ┬ápidana, dengan ancaman paling lama 20 tahun atau denda 1 milyar rupiah”tambahnya”(Gun)

Leave A Reply

Your email address will not be published.